-197- Maryam ke Ragunan

Bismillah.

Halo. Ketemu lagi di edisi Maryam jalan-jalan. Kali ini sedikit istimewa karena agak jauhan. Hehe. Kita ke Jakarta! Ke Ragunan untuk pertama kalinya buat Maryam.

Dan seperti biasa dong bukan karena tujuan utama. Kebetulan urusan kita selesai sebelum jam 10 jadi kan masih punya waktu panjang sebelum check in. Jadilah kita ke Ragunan.

Sepanjang jalan tidur. Capek. Maryam juga. Kita berangkat malam sekali. Tidur di jalan yang mana emang gak enak ya. Badan pegel. Kepala pusing. Tetep ya kalo tidur butuh rebahan.

Jadi sepanjang jalan dari tempat itu ke Ragunan ya gak ada yang saya lihat. Tahu-tahu sudah sampai😁

Kartu masuk. Kalo belum punya sekalian dikasi ini.

Lima dewasa satu anak plus parkir totalnya Rp65.000,00. Pas mau masuk saldonya dicek ada Rp44.000,00. Yang Rp21.000,00 itu mungkin buat parkir dan bayar kartu. Mungkin ya. Saya tidak nanya. Juga tidak googling. Maaf kalo salah.

Ketika masuk kebun binatang si kartu kembali di tap sebanyak orang yang masuk. Mungkin habis saldonya sekarang. Tapi ini kartu bisa diisi lagi dipake kalo kita ke monas, naik transjakarta, dll yang berhubungan dengan Jakarta.

Kita masuk satu persatu. Dan langsung disambut jasa foto. Di zaman sekarang profesi ini masih ada, salut. Mereka ceklak ceklik setiap kali tamu memasuki area kebun binatang.

Ini papan arah
Ini papan peta sekaligus menunjukkan sedang berada di mana kita.

Kedua papan itu berada tepat ketika kita masuk. Memudahkan siapa saja untuk mengeksplor Ragunan. Kalau capek bisa sewa sepeda. Ada juga dokar yang bisa disewa sekali putarannya Rp15.000,00.

Siapkan fisik sebenarnya. Karena ya luas dan jalan kaki bo! Tapi tenang, bisa istirahat dimanapun sepanjang jalan. Bisa makan juga. Dan senengnya banyak penjual pecel sepanjang jalan. Sehat kan. Sudah makanannya sehat olahraga juga jalan kaki. Emang menyenangkan.

Yang excited tentu saja Maryam. Kalo kita yang udah gede mah kok rasanya ya biasa saja. Malah lebih tertarik liat sekitarannya dan jajanannya.

Kayak gitu jalanannya.

Jalannya sih enak. Tapi ya itu dia harus kuat. Fisiknya harus lagi on. Kalo enggak kayak saya gempor.

Dan sisanya adalah binatang yang emang kudu kita liat kalo ke kebon binatang😬

Aku tinggi!
Hello…

Kok cuma dua? Iya hape saya mati. Padahal saya liat orang utan, harimau, merak, beruang yang semuanya lagi malas-malasan di siang hari. Asli mereka pasif banget gak nyambut kita 😑 kecuali harimau yang lagi penasaran sama balon kuning yang jatuh ke kandangnya. Dan suara macan tutul yang entah di mana dirinya.

Oke deh sampai jumpa lagi di edisi jalan-jalan berikutnya. Aamiin.