-167- Berpikir Sederhana

Bismillahirrohmaanirrohiim.

Kadang kita itu berpikir terlalu keras. Untuk satu hal yang sederhana.

Seperti kemarin. Seorang teman bertanya tentang print foto. Dia mau ngeprint tapi selembar ada dua foto. Saya biasanya pake windows foto viewer. Pas mau ngeprint akan ada pilihan. Dalam selembar mau berapa poto.

Di komputer kantor yang ini aplikasi itu tidak ada. Atau mungkin saya tidak tahu di mana. Pokoknya saya tidak bisa menemukannya.

Saya berpikir keras sekali. Bagaiman? Apa pakai corel? Photoshop?

Saya akhirnya coba buka aplikasi photoshop. Dan itu loadingnya mak!

Kala menunggu loading itu. Ketika saya kebingungan.

Kenapa gak pake word saja?!

Tuing!!!

Iya. Di word pun bisa. Insert poto atau gambar yang ingin kita print. Atur besar kecil biar muat. Mau berapa poto pun tinggal diatur.

Dan yeah cepat sekali. Langsung print.

P L A K!!!

Gitu deh. Kadang kita memahami suatu masalah tidak pada pemecahan yang paling sederhana.

Tapi berpikir sederhana pun perlu latihan. Dia akan spontan. Berbahagialah dengan masalah. Karena itu akan melatih kita. No pain no gain…

Advertisements

-55- Sederhana

Seperti hari kemarin ketika menyiapkan sarapan dengan goreng tempe atau malamnya sayur tauge pun dengan goreng tempe dibalur tepung. Sederhana, cepat, dan sehat. Makan dengan nasi yang masih hangat ditambah kalau ada sambel, hmm maknyuuuus. Sambel bikin ribet kali.

Bikin sambel kan bisa saja cuman cabe dua biji, cikur *ini saya belum tau bahasa indonesianya*, garam, gula, ulek-ulek, tarrra, simple kan :). Kalau masih ribet ya oke lah untuk sambel beli saja sebotol di toko. Beres.

Dengan hal sesederhana di atas kok ya saya masih saja sulit. Kadang balik lagi beli di warung makanan jadi. Atau lebih parah rebus lagi mie 😦 . Hal sederhana saja bisa jadi sulit jika niatnya kurang ya. Segala sesuatu balik lagi ke niat.

Tapi niat saja tidak cukup ternyata. Kalau kamu masih malas-malasan semua niatan itu akan tetap di sana tidak terlaksana. Niat saya ini sudah bulat, sekedar bulat saja tidak cukup, mungkin harus sedikit lonjong 😛 . Intinya kamu harus bergerak, bertindak untuk mengeksekusi niatan yang bulat tadi.

Makanya resolusi dari tahun kapan masih saja jadi resolusi. Kapan naik pangkatnya nih? Ya kalo kamu bertindak.