-183- Merenung

Ruang ini tidak pernah sesenyap ini
Ada hal yang menyayat hati
Ada kehilangan yang entah apa ini

Aku termenung
Manusia, kita hanya membaca dari luarnya
Dalamnya siapa yang tahu.

Ini mungkin kenapa kita tidak boleh bersu’udzon
Apa yang kita rasa dan pikir
Belum tentu benar adanya
Siapapun kita
Apapun posisi kita

Kuhaturkan permintaan maaf
Karena tidak bisa memadamkan api
Malah mungkin ikut menjadi kompor

Tidak ada alasan.

Kuhaturkan terimakasih
Karena kuyakin niat itu baik.

Advertisements

One thought on “-183- Merenung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.