-137- Merenung saja

Bismillah…

Menulis terakhir kali yang panjang itu di sini tertanggal 18 Juni 2017, hampir dua bulan. Dan itu terasa amat panjang, kalo boleh lebay rasanya sudah setahunan lebih tidak nulis. Dua balan ini penuh cerita dan air mata yang tidak mungkin diceritakan gamblang di sini.

Hari ini…sebenarnya sama saja seperti kemarin, kemarinnya lagi, dan mungkin yang dulu-dulu. Saya berangkat ke kantor meninggalkan Maryam bermain sendiri dan kemudian tenggelam dengan kesibukan kantor sampai matahari beranjak ke peraduan. Tapi siang ini karena mau bersilaturahim dengan teman yang akan berangkat haji saya dan beberapa teman keluar kantor tidak dalam rangka tugas.

Disinilah saya siang hari terik di depan BRI menunggu jemputan teman. Memperhatikan manusia yang lalu lalang, sibuk dengan harinya, iya begitulah saya, kamu, dan kita semua. Sibuk mencari rizki di siang hari.

Kadang merasa harus menari nafas dalam dan pikiran seakan buntu. Suasana ini mungkin karena sayanya aja yang lagi mmm, Entahlah…

Keramaian ini rasanya jauh…

Hari-hari tidak akan pernah sama lagi. Saya harus bergerak berfikir untuk melanjutkan ini semua. melanjutkan episode kehidupan. Ini bukan akhir tapi ujian hidup yang membuat tersadar sesadar-sadarnya bahwa hidup hanyalah sebentar, sebentar…

Advertisements