-122- Main-Mainnya Maryam

Bismillah.

Waktu Maryam bayi rasanya semangat sekali cerita-cerita. Entah perburuan stroller, box, dan lainnya. Semua diceritakan :green: Maklum ya ibu baru. Hal baru tentu saja membuat penasaran, “oh begini toh rasanya jadi seorang ibu”.

Kelamaan semua itu terbiasa. Menjadi hal biasa. Rutinitas yang kamu tahu hal yang biasa biasanya terlupakan. Dan yah, begitulah waktu mengubah segalanya. Tapi bukan berarti yang biasa itu tidak penting. Justru sebaliknya karena ia telah menjadi rutinitas dan kebiasaan maka jika tidak ada pasti ada sesuatu yang hilang.

Ngelantur sih. Intinya saya mau cerita akhir pekan kemarin, iya bukan akhir pekan ini, Maryam kita kondisikan bermain pasir.

Semua karena tontonan dan hari yang terasa melelahkan. Salahkan saja. Memang ya manusia itu sukanya nyari kambing hitam. Tidak semua sih 😀

Sayang melihat mainan pantainya belum pernah digunakan pada tempatnya akhirnya saya kasih dia pasir. Biasanya dia memainkan ember dan segala peralatan pantai di kamar mandi. Padahal kalau ada pasir bisa di cetak-cetak jadi kelihatan bentuknya.

Saya angkutlah seember pasir di depan rumah ke belakang. Pagi-pagi kan sinar matahri terik sekali di depan rumah jadi amannya main di belakang rumah yang sinarnya tidak terlalu menyengat. Pasir seember saya taruh di tutup ember besar jadi itu pasir rencanya kalau sudah selesai mau dibalikan ke tempatnya.

Ini judulnya biar Maryam main kotor, itung-itung melatih motorik halusnya. Daripada duduk anteng nonton sekali-kali main kotor ya.

Dia belajar agar cetakan pasir yang berbentuk ikan itu bisa mulus berbentuk. Tentu dia harus memasukan pasir dan menekannya untuk membuatnya padat dan menghasilkan cetakan yang bagus. Dan itu bukan hal yang mudah bagi anak usia 3 (tiga) tahun untuk pertama kalinya.

Kemampuan motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata-tangan. Saraf motorik halus ini dapat dilatih dan dikembangkan melalui kegiatan dan rangsangan yang kontinu secara rutin. Seperti, bermain puzzle, menyusun balok, memasukan benda ke dalam lubang sesuai bentuknya, membuat garis, melipat kertas dan sebagainya.
Sumber : Perkembangan Motorik Halus Anak – Bidanku.com http://bidanku.com/perkembangan-motorik-halus-anak#ixzz4NsSs0wdx

Butuh waktu cukup lama saya nyontohinnya. Dan sampai hari ini belum saya coba lagi permainan ini. Terakhir dia belum berhasil menghasilkan bentukan yang sempurna dari cetakan ikan. Setiap kali di balik dan di tangkup di alas buyar semua pasirnya. Harus belajar memadatan ya Nak! 🙂

dscn3082
itu yang jadi buatan ummi nya

Lumayan ada sejaman dia main seperti itu. Capek habisnya, tidak lama bisa bobo siang.

Nah, minggu ini saya kepikiran yang lain. Yang bisa dikerja di rumah, berhubung hujan deras dari pagi. Apa? gambar.

Dulu saya pernah belikan buku mewarnai, lumayan lagi harganya, eh, anaknya belum ngerti dong. Jadi itu buku mewarnai diwarnailah sama orang gede: saya dan yang jagain Maryam waktu di Kendari 😆 . Karena habis gambarnya diwarnai sama kita, saya nyari buku serupa tapi untungnya tidak ada di Wakatobi. Alhasil saya putar otak dan eng ing eng baru kepikiran: Google Bu!

Ternya banyak buibu web web yang ngasih gratisan gambar untuk mewarnai ini. Tinggal googling saja pake keyword: gambar untuk mewarnai anak, keluar semua itu di image gambarnya hhhee. Save gambarnya lalu print jadi deh tinggal di pulas-pulas pake pensil warna. Kemarin saya belikan crayon buat Maryam.

Kenapa crayon? Tidak ada alasan khusus pastinya hanya saja kalau pake spidol warna, warnanya tumpah-tumpah dan kalau pake pensil yang ujungnya runcing musti beli mahal kalau mau dapat pensil yang bagus. Sementara crayon yang harganya paling nyungsep di sini sudah bisa coret-coret jelas warnanya.

diambil dari gambarmewarnai.com
diambil dari gambarmewarnai.com

Walaupun belum bisa mengikuti garis dan di dalam garis yang penting anaknya hepi umminya juga senang karena bisa ikut corat-coret mewarnai *keinginan terpendam masa kecil*. Senangnya lagi bisa sambil belajar warna.

Selain itu saya juga ada belikan dia bola. Bola-bola karet gitu. Dia sayang banget sama bolanya, sampai mau bobo pun di pegang terus. Eh, taunya pas di bawa ke sekolah ketinggalan sampai sekarang.

Maryam lagi senang bermain, dimanapun, kapanpun, dan senangnya bisa main dengan siapapun sekarang *sedikit demi sedikit*.

Soalan makanan, kemarin saya sengaja belikan semangka. Dulu pas ke nikahan teman ada cuci mulut semangka. dan dia tidak mau makan nasi cuma makan semangka sampe mau habis itu semangka sepiring dan dia pun kekenyangan. Jadi, saya pikir ini anak doyan semangka.

Dan ternyata…

dscn3129

dscn3128
habis aja dong…

Sehat terus ya Nak, belajar terus, jadi anak solehah, aamiin.

Love you to the moon and back.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s