-119- Jalan-Jalan ke Toliamba Wakatobi

Bismillah.

Bulan yang padat sampai lupa dan malas untuk menulis 😛 . Dari awal bulan kita sudah disibukkan dengan kegiatan susenas. Walaupun jumlah sampelnya tidak sebanyak semester 1 tapi karena kita kali ini “agak” fokus jadi ya, mau tidak mau hampir semua energi tercurah ke sana. Mau ngedit publikasi pun jadi terbengkalai. Dan tentu kegiatan tulis menulis yang sangat penting ini ikut terlupakan juga 😀

Bulan Agustus kemarin kita sempat jalan-jalan ke sebuah tempat, ehm, tentu saja tidak jauh dari Pulau Wangi-Wangi. Tapi kali ini berbeda. Secara tempat kita ini jago sekali dengan lautnya jadi jalan-jalan di luar itu semacam anti-mainstream.

Kemana?

Kita ke Toliamba Hill. Namanya sudah keren ya keinggris-inggrisan terus tempatnya pegimana?

dscn2737
serasa di atas awan…*lebay detected

Merupakan tempat paling tinggi di Pulau Wangi-Wangi. Dari sana kita bisa melihat garis pantai dengan jelas. Lokasi taman yang di jepret di atas tidak di posisi paling puncak dia persis di bawah puncak. Lokasinya persis di tebing jalan. Sebelah kanan foto adalah tebing yang isinya tetumbuhan, sementara kirinya adalah jalanan menanjak yang berujung di puncak dengan tulisan “Toliamba” sebagai epik.

Tamannya sendiri tidak begitu luas. Tapi yang bikin dia keren dan nyaman adalah bangku-bangku yang di buat banyak yang menghadap area tebing tadi. Jadi kita bisa duduk-duduk cantik sambil menikmati panorama Pulau Wangi-Wangi dari ketinggian, masyaAlloh.

Masterpiece taman ini adalah patung ikan yang kalau kita jalan-jalan ke berbagai objek wisata di Wakatobi hampir selalu ditemukan patung-patung ikan ini. Ada ikan terbang, ikan apalah yang saya tidak mengerti penyebutannya, dan yang di sini adalah ikan lumba-lumba.

Menuju ke sana kita akan disuguhi pemandangan pedesaan yang asri. Jalanannya khas daerah perbukitan dan pegunungan berliku dan menanjak. Kalau kita sudah dapati papan nama “Selamat Datang di Desa Waginopo” berarti tinggal selangkah lagi ke taman lumba-lumba dan setanjakan lagi ke puncaknya Toliamba.

dscn2723
Gerbang ke Toliamba Hill

Dari posisi taman kita bisa jepret tulisan Toliamba. Kita tidak naik sampai atas karena Maryam tidak bisa diam. Dia yang lompat-lompat kegirangan. Tidak ada takut dengan ketinggian malah membuat kita ketar-ketir. Di taman dia keliling dan lompat sana-sini, takut euy!

Padahal kita pikir dia kan baru pulang sekolah. Hari itu Sabtu jadi kita jemput Maryam buat jalan-jalan. Harusnya capek kan, tapi ternyata buat anak-anak kalau ada yang menarik minatnya tidak ada istilah capek. Orang dewasa juga begitu juga sebenarnya ya 🙂

Kita duduk-duduk saja di sana kurang lebih sejaman. Lama juga tak terasa. Bagi saya pribadi ini kayak de javu. Dulu waktu masih kecil, sering nih saya dapat tempat tinggi kayak gini. Entah itu yang paling cetek di pohon lengkeng halaman sekolah atau di atap rumah sampai bukit-bukit yang mengelilingi desa. Saya biasa menghabiskan waktu di sana, ngapain? diam saja sambil melamun. Melihat langit biru rasanya tenang. Rasanya semua asa ada di sana. Semua cita-cita tergantung melambai-lambai. Saya senang dengan semua itu.

dscn2732
Lokasi tertinggi…
dscn2728
Tebing…

 

dscn2729
ini saya sambil ngayal…

Sampai jumpa lagi.

Advertisements

2 thoughts on “-119- Jalan-Jalan ke Toliamba Wakatobi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s