-75- Assalamu’alaykum Ramadhan

Assalamu’alaykum ramadhan…

Ramadhan kali ini berharap maksimal beribadah. Ramadhan tahun kemarin masih menggendol anak sholehah, kerepotannya masih terasa, susahnya kalau bangun untuk ke kamar mandi, susahnya bergerak, dan segala kerepotan lainnya menjelang detik-detik persalinan karena persis tanggal 25 Ramdhan dirimu lahir dengan selamat dan tak kurang satu apapun, Alhamdulillah.

Suatu sore sehari  sebelum masuk Bulan Ramadhan saya dan suami bermotor menuju pasar. Tiba-tiba saja saya merasa de javu dengan suasana alam raya sore itu. Entahlah rasanya teduh, ada suka cita di sana. Tetumbuhan layaknya hidup dan memancarkan wajah berseri. Langit yang bersemu merah sore itu seperti malu-malu memancarkan semburat kebahagiaannya layaknya gadis manis yang sedang dilamar pujaan hati. Alam raya penuh suka cita dan semua terasa hidup, hidup dalam arti yang sebenarnya.

Alam sudah memberikan tandanya, bulan yang dinanti, bulan penuh berkah sudah diambang pintu. Seandainya saja boleh menentukan Ramadhan berdasarkan tanda alam rasanya sore itu saya yakin bahwa dia telah tiba.

Teringat lembayung di atas masjid kampung dilintasi gerombolan burung gereja yang terbang syahdu menikmati indahnya semburat matahari sore. Sayup-sayup terdengar TOA mushola memanggil untuk segera berkumpul menunaikan sholat magrib berjamaah. Seketika anak-anak berlarian menuju masjid diselingi tawa keceriaan.

Malam bertabur bintang pun menyapa. Ia tersenyum hangat. Memamerkan sang rembulan, langitnya  yang berkerlip indah ditingkahi cahaya kembang api, kota dengan segala isinya jauh dari ini. Dan beringin di tengah alun-alun kampung semakin melengkapi suka citanya alam raya menyambuta sang Ramadhan.

Itu, itu yang saya rasakan kemarin. Walaupun tidak bisa diungkap semuanya dengan kata-kata tapi intinya saya merasa de javu dengan suasana alam raya. Seakan menunjukkan bahwa Ramadhan telah tiba.

Ah, suseh ternyata nulis yang pake perasaan aka puitis. Gimana lagi kata-kata mutiara belum banyak dinalar, pengalaman baru seujung kuku jadi ya begitu jadinya, ala-ala gimana.

Selamat datang bulan yang dinanti bulan penuh berkah dan rahmat, Ramadhan 1436H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s