-73- Maryam 21 Bulan

Bismillah

Tanggal 3 Mei kemarin tepat Maryam 21 bulan. Seperti biasa tidak ada perayaan hanya rutinitas umminya: berusaha menulis setiap bulannya minimal sampai usianya dua tahun.

Di usiamu yang ke 21 bulan, insyaAlloh tambah solehah, pinter, baik, dan manis 🙂 . Lainnya yang paling terasa adalah tambah cerewet! Bicara sendiri sambil memegang handphone layaknya seorang bisnis woman. Inget-inget tentang bisnis woman, Maryam tidak tahu kenapa suka sekali memegang uang, sampai saku apapun ia rogoh berharap mendapatkan lembaran uang kertas, apa setiap anak kecil seperti ini? Memang sih, waktu mengandung Maryam, nih kepala rasanya dipenuhi dengan ide-ide bisnis. Apakah ini pertanda? 😀

Selain cerewet, tambah lincah, tidak bisa diam, segala dipegang, dicoba dimasukan ke dalam mulut, dan semua undakan apapun itu dia coba naiki. Paling heboh kalau sudah pegang laptop, dia sudah bisa nyalakan sendiri, itu laptop bisa digotong, oh my sweety…Dan tidak ketinggalan tab, dia bisa geser-geser sendiri ketika lihat foto dan bisa menyalakan play nya sendiri. Good job! Melek teknologi ya anak sekarang.

Ngomong soal laptop, kita banyak belajar nih dari Maryam. Sebab kalau Maryam nonton video di laptop tangannya tidak bisa diem, usil pencet sana sini, sampai akhirnya itu layar berubah macem-macem, rationya yang jadi mengecil lah, layarnya yang berubah horizontal, suaranya hilang, dan lainnya. Karena itu kita banyak belajar juga bagaimana mengembalikannya seperti sediakala.

Komunikasi Alhamdulillah semakin bagus. Sudah pandai di suruh duduk ketika minum, nangis ketika ditanya orang baru, dan lainnya. Walaupun kosakatanya belum juga bertambah selain apa dan bah tapi seperti saya tulis tadi: Maryam semkin cerewet. Dia bisa ngajak bicara siapapun pake bahasanya sambil manggut-manggut memaksa kita untuk mengerti apa yang dia katakana. Gemes!

Baru sekali dibelikan sepeda roda tiga sama Abahnya. Sebenarnya dia suka tapi belum ada inisiatif mengayuh pedal, jadi harus didorong, sementara itu sepeda tidak ada pegangan untuk mendorong, leuseuh mak!

Dan doyan makan. Kalau yang ini sepertinya nurun dari umminya. Apapun dia heboh sekali kalau sudah ketemu dengan makanan. Makanan kesukaannya adalah nasi, ketupat, pokoknya yang terbuat dari padi, disusul ikan, jeli, dan buah dukuh *karena lagi musim*.

Fisiknya sekitar 82cm tinggi, dan 11kg berat. Baju yang usia 18m sudah ngatung, harus bongkar dompet lagi buat beli baju usia 24mo 🙂

Oh ya satu hal tentang Maryam ini, dia boleh jadi cengeng ketika ketemu lingkungan baru ya maklum anaknya jago kandang 🙂 . Tapi, saya juga kaget loh dia itu kalo dimarahin bahkan pernah saya pukul ringan *duh, maaf ya Nak ummi lagi khilaf* dia tidak akan nangis, lempeng saja seperti tidak terjadi apa-apa, tidak merasa sakit atau takut. Padahal dulu waktu saya kecil, dimarahin sedikit saja nangisnya sampai ke hati 🙂 . Ummi berharap engkau menjadi muslimah yang tangguh, tak gentar digertak selama itu dalam kebenaran. Aamiin.

Selalu mendo’akan yang terbaik untukmu Nak. Solehah, pinter, manis, dan disukai banyak orang.

Kecup sayang

Our beloved daughter

Abah dan ummi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s