-50- Tokek

30.12.2014
4.02 WITA

Si tokek baru saja meninggalkan kamar kita dengan drama yang mencekam. Hah di awal hari sudah dihebohkan dengan kedatangan tamu tak diundang. Dia nemplok aja gitu dengan manis di tembok kamar kita. Dan menakutkannya tidak seorang pun dari kami yang berani mengusirnya langsung. Sudah tidak ada niat kembali tidur, dengan tokek di dinding kamar? Tanpa harus berpikir pun langsung menggelengkan kepala.

Ventilasi kamar kontrakan kita memang molongpong tidak ada apapun di sana untuk menghalangi binatang sejenis tokek masuk. Yah mau gimana lagi nasib terima rumah kontrakan. Mau diapa-apakan juga tidak enak sama yang punya rumah.

Suami langsung mematikan penerangan di kamar. Kepikirannya biar si tokek keluar mencari cahaya dari lubang ventilasi tadi. Terus nyalain juga murottal Al Qur’an berdo’a memohon perlindungan Alloh SWT. Dan si tokek masih anteng. Akhirnya berinisiatif *suami tentunya, saya mah masih gegoleran sambil bantu do’a* ambil sapu gagang panjang. Di getok-getok lah tembok di sekitar tokek baru dese mau beranjak. Dan nahasnya bukan ke arah ventilasi tapi ke arah pintu kamar di mana posisi si pintu dengan kasur kita yang mana ada saya dan Maryam sangat dekat. Saya langsung bangun, takut si tokek tambah mendekat. Akhirnya saya bantu suami nyenterin si tokek. Kali aja dia silau dan terganggu terus kabur.

Bukannya kabur dia malah memandang ke arah saya *hiiiyyy nih tokek minta dilempar uang apa*. Tiba-tiba suami datang dengan segayung air. Ya ampun dia memerciki si tokek dengan air pake jemarinya yang mana tuh air bukannya sampai ke si tokek yang ada membasahi lantai kamar. Akhirnya kita pasrah tunggu dese keluar dengan sendirinya. Kamar dalam keadaan gelap gulita masih berfikir agar si tokek keluar mencari cahaya. Mana hujan deras sekali. Sepertinya si tokek tambah betah di kamar kita.

Saya lihat suami lagi nyalain tab. Saya pikir lagi nge-googling bagaimana cara mengusir tokek tidak taunya lagi onet *haduh dipikirnya kita lagi ngeronda kali ya*. Karena diprotes akhirnya suami googling juga dan ada dong ya di sana secara mbah google gitu. Pake cahaya dan sapu. Sudah mirip lah tinggal usaha. Jadi senternya yang sudah saya matikan kembali dihidupkan kali ini saya benar-benar fokus ke si tokek. Bener juga dugaan awal saya cahaya ini buat bikin dia silau. Terus sambil disenterin suami gebuk-gebuk tembok di dekat tokek pakai sapu, bikin suara berisik aseli bikin kaget tidak hanya si tokek tapi bersyukur Maryam masih anteng tidur.

Akhirnya dengan kerja sama yang baik antara tukang senter dan tukang gebuk si tokek bisa juga keluar ketakutan lewat ventilasi. Alhamdulillah langsung lemes dan bersorak gembira dalam hati. Sepanjang usaha kami mengeluarkan tokek saya benar-benar mikir, Ya Alloh betapa lemahnya diri ini, hanya dikasih nemplok tokek saja kita sudah ketakutan. Betapa lemahnya kita tidak ada kekuatan kecuali Dia. Sepanjang penantian itu saya terus berdoa memohon perlindungan. Tidak perlu sesuatu yang besar untuk mengingatkan kita kepada kekuasaan-Nya. Alhamdulillah …

Sebenarnya saya pernah baca suatu riwayat yang menyatakan bolehnya membunuh tokek atau cecak. Karena katanya cecak atau tokek ini *perbedaan pendapat* yang meniup-niup api ketika Nabi Ibrahim dibakar. Selain karena saya lupa teks haditsnya takutnya salah *tidak berani menduga-duga masalah agama* lebih dari itu boro-boro mau membunuh nyentuh pakai sapu saja tidak berani kakaaaa!.

Apapun itu kita lega dan sangat bersyukur si tokek sudah keluar. Kami pun sudah tersadarkan betapa Maha Kuasanya Alloh SWT. Betapa ia yang membuat segalanya mungkin. Hanya kepada Dia lah kami berserah diri…Lahawla wala quwwata illa billah…

Selamat datang 30.12.2014 penghujung tahun semoga hari ini lebih baik dari kemarin, aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s