-46- Penantian itu Melelahkan

DSCN0089 (3)

Sebenarnya saya sudah punya trik agar penantian ini tidak begitu melelahkan. Caranya kirim sebanyak mungkin tulisan ke berbagai media massa dan kita tidak akan terlalu memikirkan yang pertama-tama dikirim. Idenya sih begitu *brilian lah menurut saya mah*.

Praktek tidak semudah teori, selalu begitu rasa-rasanya. Sudah dipaksa untuk menulis dan menulis tapi entah kenapa selalu nge-blank atau stuck di tengah jalan atau lagi sudah selesai tapi terasa aneh ketika dibaca ulang. Argggghhh, bener-bener deh menguras esmosi. Tekanan karena berharap tulisan yang dikirim akan dimuat lebih sering menghantui ketimbang berusaha berontak dan kembali duduk manis untuk menulis. Alih-alih duduk manis menulis pikiran malah ke mana-mana dan ujung-ujungnya saya menonton variety show-nya korea: Superman Return. Dalihnya sih penghilang penat. Tapi inimah keterusan sudah dua minggu saya menunggu dan dua minggu itu pula sama sekali tidak produktif.

Tidak kali ini saja saya mengalaminya. Hampir di setiap kesempatan di mana saya mengharapkan sesuatu selalu begini. Kalau dulu jamannya sekolah, setiap pembagian rapor malamnya selalu gelisah, tidak bisa tidur, pikiran ke mana-mana, pokoknya menderita sekali.

Belum lagi waktu menunggu jodoh, sampai menangis darah drama abis *seriusan yang ini lebay gak ketulungan*. Jadi diriku ini harus bagaimana?

Bingung.

Dan karena bingung saya menulis saja menuh-menuhin blog. Boleh kan ya? Daripada suntuk terus, gak konsen terus, ya eng ing eng…ternyata jawabannya mengalir saja…

Jika ingin menulis ya menulislah tapi jika ingin nonton ya nonton saja. Memaksakan diri ketika kita tertekan rasanya tidak menghasilkan apa-apa bagi saya. Jika Mark Zukerberg bisa membuat facebook dalam kondisi tertekan tidak bekerja pada saya. Setiap orang tentu berbeda dan hanya kita sendiri yang tahu cara menanganinya.

Yah, mungkin ini saatnya untuk rileks sejenak. Apa salahnya untuk berusaha menikmati setiap proses.

P.S Oh ya saya lagi nunggu sesuatu. Gak dikasih clue juga sudah pada tau kali ya *obvious!!!*.

Advertisements

2 thoughts on “-46- Penantian itu Melelahkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s