-40- Berhenti dulu buka FB

Hampir seminggu berhenti mantengin fesbuk. Rasanya? damai karena pikiran tenang, hidup lebih teratur, dan lebih fokus dengan pencapaian diri. Memutuskan berhenti mantengin fesbuk bagi saya hal yang sulit. Karena hampir semua informasi tentang dunia luar saya dapat dari fb. Saya orangnya males nyari-nyari berita sendiri. Lebih enak berita yang udah direview temen *alias udah dibaca*. Artinya tuh berita lagi rame, apalagi yang nge-share banyak. Lain dari itu saya orangnya kurang kreatif tiap akses internet kalo sudah terbiasa dengan fb ya tiap hari bukanya itu. Susah move on ceritanya.

Buktinya saya lebih fokus apa dong? Salah satunya postingan di blog ini. Biasanya males update blog mendadak rajin. Belajarnya juga lebih keliatan. Saya memang lagi belajar sesuatu tapi masih rahasia. Kali ini saya ingin mencoba untuk hanya melakukan tanpa berkoar-koar termasuk pada suami. Karena entah kenapa proyek saya selalu gagal. Dan paling menyedihkan dan menyakitkan, saya udah bilang pada orang-orang bahwa saya lagi ini lagi itu. Tentu yang paling bosen suami dong ya, hampir tiap kita punya waktu ngobrol saya selalu semangat ceritain proyek yang akhirnya tidak ketahuan ujungnya.

“Ceu gimana sih?”

Kalau udah ditanya seperti itu, sakitnya tuh di sini…*sedih banget lah poko na*.

Dan kemarin saya kembali buka fb. Bukan tanpa alasan. Saya mau beli baju buat Maryam berhubung baju-bajunya sudah pada kekecilan malah beberapa celana yang pake tutup saya potong tutupannya biar jadi celana tiga perempat. Dan toko online yang saya suka barangnya ada di fesbuk. Dari yang cuman buka-buka toko itu eh kebablasan di home dan keterusan sampai tadi saya mulai merasa efek galau yang luar biasa. Akhirnya saya kembali berniat untuk berhenti buka fb lagi *niat yang ke sekian kali*.

Kok bisa galau cuman buka fesbuk doang???

Saya ini orang nya gampang irian. Maksudnya bukan iri yang sampe benci gitu, bukan. Iri kenapa saya tidak bisa, saya rasa saya pun bisa. Nah, dari pemikiran itu biasanya saya akan mulai melakukan sesuatu yang orang lain bisa dan sukses. Ini apa namanya ya? pengkopi ulung? plagiatisme? Masalahnya saya tidak berbakat dan sepertinya tidak ditakdirkan untuk itu dan lagi-lagi saya bukan orang yang happy go lucky , jadi hampir dipastikan selalu gagal di tengah jalan. Hal ini sudah berulang kali kejadian dan salah satu penyebabnya saya mantengin fb. Di sana kan berseliweran berbagai informasi. Termasuk si ini bisa itu si anu sukses di itu, hoammm, wake up please darling…be your self, pleaseeee!!!

Saya merasa buang-buang waktu. Karena saya tidak pernah fokus. Ini namanya buang-buang waktu dan tenaga. Saya harusnya fokus di satu hal saja dan lupakan yang lain. Saya tahu ada banyak bakat dan hal yang bisa dikerjakan dan membuatmu merasa berarti di dunia ini dan saya tidak bisa memiliki semuanya kan? tidak bisa mengerjakan semuanya kan? Pada kenyataannya seseorang hanya bisa melakukan satu hal yang baik dalam satu waktu. Jika fokus maka pekerjaan itu adalah kualitas. Dan saya belum bisa.

Saya selalu merasa belum menemukan tapi saya yakin sekarang, kenyataannya saya belum bisa. Hal-hal yang bisa saya kerjakan sebenarnya di depan mata tapi saya tidak pernah fokus selama ini. kalau hanya mencari sesuatu yang saya sukai maka sungguh sia-sia waktu. Saya harus mulai memaksa diri untuk fokus terhadap apapun. Karena sesutau yang saya sukai pada akhirnya akan saling menemukan dan ditemukan.

Kali ini, saya harus fokus dan berhenti dulu mantengin fesbuk… Sampai suatu hari saya siap kembali bersua dengan fesbuk.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s