-35- Pemetaan Potensi Alam Mendukung Kelistrikan Nasional

Jujur saja saya rada bingung mau ngasih ide apa pertama kali lihat kompetisi blog kali ini. Berbagai gebrakan yang dilakukan PLN rasanya sudah cukup bagi saya. Mulai dari hubungi 123 di mana hal itu memutus begitu saja rantai pemalakan sepihak dari beberapa pegawainya yang belum tersadarkan. Sampai yang paling keren menurut saya adalah gebrakan listrik pra bayar. Duh, mudahnya seperti kita membeli pulsa di counter-counter dan penggunaannya pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. Lantas apa lagi dong???kehabisan ide nih saya.

Kalau bukan karena saya tinggal di Wakatobi. Sebuah kabupaten kepulauan yang membutuhkan kurang lebih 10 jam menggunakan transportasi laut dan 45 menit dengan pesawat terbang ke ibu kota provinsi. Di mana berbagai kebutuhan masyarakat sandang pangan papan hampir semuanya didatangkan dari luar. Beras tentu saja harus didatangkan dari luar karena Wakatobi tidak memproduksinya. Bukan apa-apa, ini hanya masalah tanahnya yang berupa karang. Terkadang pengiriman barang-barang tersebut terkendala cuaca sehingga minimal dalam setahun biasanya di Wakatobi akan terjadi lonjakan inflasi yang dahsyat. Ikan 4 biji ukuran kecil bisa sampai dua puluh rebu, angka yang mencengangkan di mana Wakatobi adalah pulau dengan seribu nelayan *ini istilah saya saja, menggambarkan kebanyakan penduduk di sini tidak asing dengan yang namanya berburu ikan, bahkan beberapa tinggal di atas lautnya*.

Tidak terkecuali pasokan bahan bakar solar untuk diesel PLN. Selain harganya bisa mendadak dangdut yang berimbas pada share keuntungan PLN, keberadaannya pun membuat harap-harap cemas.Terkadang untuk penghematan, listrik dipadamkan bergilir. Dan dikala saya sangat tergantung dengan laptop dan akses dunia maya saya sangat terganggu. Ya, di sini kan belum ada pabrik dengan kebutuhan listrik yang besar jadinya ketika mati lampu yang dirugikan ya sebagian besar skala rumah tangga. Tapi kan tetap saja kami sangat terganggu.

Jadinya saya kepikiran,bener-bener yang kepikiran. Wakatobi kan pulau yang dikelilingi air *laut*. Ini pulau luas daratannya hanya 4,3% atau sekitar 823 km persegi yang terdiri dari beberapa pulau besar dan kecil. Di mana pulau besarnya ada empat yang menjadi kependekan nama Wa Ka To Bi: Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Jadi misal kita tinggal di Pulau Kaledupa coba berkeliling dari ujung ke ujung maka sepanjang jalan itu adalah laut, biru saudara! dan tentu saja panas. Nah, mulai maksud kan dengan apa yang ingin saya sampaikan?

Air.

Pulau yang berlimpah air ini kenapa potensi air nya tidak digunakan sebagai sumber energi bagi PLN? Mungkin jawabannya adalah karena Wakatobi merupakan daerah baru yang cukup terpencil. Wakatobi berdiri sekitar Tahun 2003 dan  menurut sumber ini bahwasanya daerah baru dengan beban listrik kecil biasanya menggunakan diesel sebagai tenaga pembangkitnya. Baik, Wakatobi dulu dengan sekarang tentu saja sudah 11 tahun berlalu dan kini bukan daerah baru lagi, kebutuhan akan listrik pun semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kegiatan ekonomi di sini. Data Badan Pusat Statistik Kabupaten Wakatobi Tahun 2014 menunjukkan bahwa Wakatobi terus berkembang dibuktikan dengan tenaga listrik terjual dan langganan tidak melulu rumah tangga. Di sana sudah mulai muncul penggunaan listrik untuk bisnis dan industri, di mana keduanya menempati posisi ke-3 dan ke-4 dari 6 jenis penggunaan listrik: Rumah Tangga, Publik, Bisnis, Industri, Sosial, dan lainnya.

Setelah sebelas tahun berlalu Wakatobi, maka saya pikir revolusi tenaga pembangkit listrik dari diesel ke tenaga lainnya sangat layak dipertimbangkan. Begitu pun dengan daerah lain. Apalagi daerah tersebut didukung oleh potensi alam yang memadai. Karena ternyata di Indonesia sendiri tenaga diesel ini semakin tidak populer. Dari data yang dapat di akses di sini terlihat bahwa pembangkit listrik tenaga diesel hanya menempati ururat ke-5 dari 6 jenis tenaga pembangkit yang digunakan di Indonesia. Bahkan untuk kelas dunia tenaga listrik hydro (listrik yang dihasilkan dari membangkitkan energi potensial dan kinetik air) telah menyediakan 20% bagi listrik dunia. Beberapa negara seperti Islandia, Austria, dan Kanada bahkan menyediakan kebutuhan listrik negaranya dari tenaga listrik hydro.

Dan Indonesia negeri seribu satu pulau dengan beragam potensi alam yang dimilikinya saya yakin bisa memenuhi kebutuhan kistrik dengan cerdas melalui potensi yang dimilkinya itu. Dengan melihat potensi alam dari masing-masing daerah maka dapat ditentukan jenis pembangkit listrik yang tepat untuk daerah tersebut. Tidak hanya memikirkan jangka pendek untuk kebutuhan listrik daerah tersebut tapi lebih baik lagi jika dipikirkan jangka panjnganya, misal agar bisa menopang listrik skala nasional. Di Wakatobi misalnya, selain air yang melimpah di sini juga tersedia paparan sinar matahari yang begitu menyengat. Sehingga daerah seperti Wakatobi ini saya pikir bisa saja dijadikan sebagai salah satu daerah penopang kelistrikan nasional, ya, minimal di Pulau Sulawesi dengan potensi air dan panas sang surya.

Pemetaan potensi alam bagi suatu daerah menjadi hal yang sangat layak bahkan penting menurut saya dilakukan untuk mendukung ketahanan listrik lokal dan nasional. Layaknya seorang anak yang ingin mengetahui potensi besarnya di bidang apa, peran orang tua sangat penting untuk jeli dalam melihat bakat anaknya, salah satu cara dengan pemetaan potensi anak. Dan karena terinspirasi dari sana, saya pikir hal ini akan sangat luar biasa jika bisa dilakukan di PLN.

Sehingga saya sarankan agar PLN melakukan revolusi besar-besaran melalui pemetaan potensi daerah ini. Tentang biaya saya yakin besar tapi apalah artinya jika kita renungi manfaat yang akan didapat. Pemetaan potensi ini menjadi penting karena sebagai arah untuk menentukan jenis pembangkit yang tepat bagi pembangunan pembangkit listrik yang baru di suatu daerah dan untuk merevolusi pembangkit listrik di beberapa daerah yang dinilai sudah tidak layak karena alasan kebutuhan atau yang lainnya sehingga bisa disesuaikan dengan potensi alam yang dimilikinya. Jika hal ini bisa terwujud maka kesejahteraan listrik di suatu daerah terutama daerah terpencil merupakan keniscayaan dan keuntungan bagi negara adalah bonus tersendiri. Sekian semoga ide ini bisa ikut meramaikan dalam mendukung PLN untuk menjadi perusahaan listrik negara yang tangguh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s