-32- 10 Bulan

Maafkan ummimu ini semakin malas menulis update perkembanganmu. Apalagi lagi musim copras capres jadi ramikir deh heh…

Di usiamu yang ke 10 banyak sekali hal ajaib yang ummi sendiri bingung mendeskripsikannya. Tapi, suatu hari nanti jika engkau menjadi seorang Ibu, insyaAlloh engkau pun akan faham akan apa yang ummi maksud. Berceloteh pa pa pa da da da ta ta ta mi mi mi dan teriakan maut yang membuat kuping mendengung akhir-akhir ini sering sekali ummi dengar. Tangisan ketika ummi akan berangkat kerja, menyayat hati setiap ibu yang ingin selalu dekat dengan buah hatinya. Engkau tambah besar anakku. Yang dulunya tidak mengerti apa-apa sekarang sudah mulai faham. Datang ketika namamu dipanggil dan tertawa terpingkal-pingkal ketika bercanda. MasyaAllah.

Walaupun sampai saat ini engkau belum bisa merangkak, dan ummi tidak melihat tanda-tanda akan merangkak, ummi tahu engkau jago ngesot. Dari ngesot yang membuatmu frustasi engkau belajar sedikit demi sedikit berjalan. Ummi doa’akan semoga engkau segera berjalan anak solihat.

Kemarin engkau selesai imunisasi dasar, yang di kuesioner susenas urutannya menjadi 1 3 3 1 3, 1 HB, 3 DPT, 3 BCG, 1 campak, dan 3 polio. Maklum ummi kan lagi sibuk ngentri susenas akhir-akhir ini. Kata Ibu Bidan bulan besok boleh saja tidak datang posyandu. Nanti di lihat ya Nak.

Oya, berat badanmu 8,6kg dengan panjang 70,7cm. Dulu ummi salah dengar, di postingan sebelumnya ada ummi tulis panjang badan 72, ternyata seharusnya 70,2. Dengan BB dan PB seperti itu engkau termasuk normal. Ummi tidak menghitung sendiri, ummi tinggal masukan data-datamu ke kalkulator hitungnya WHO. Masukan dan keluar deh hasilnya. Alhamdulillah normal, hijau semua.

Apalagi ya? Mengenai berat badanmu, walaupun engkau tidak seperti anak tetangga yang beratnya naik signifikan tapi dirimu tetap terlihat gemuk berkat pipimu yang empuk itu. Siapapun yang melihatmu selalu berkomentar “besar sekali” haha padahal ummi susah payah agar berat badanmu naik tiap bulannya. Pernah suatu waktu engkau stuck di 8 kilo. Dan tentu saja ummi kebingungan, makan apa lagi ya biar BBnya naik?

Ummi banyak belajar. Selalu ada waktunya. Iya dulu engkau susah sekali makan tapi, lihatlah sekarang apapun di makan. Sepertinya ummi mulai percaya diri sekarang, engkau adalah engkau anakku. Engkau memiliki perkembanganmu sendiri yang berbeda dengan lainnya dan istimewa tentunya. Semua memiliki keistimewaan tersendiri tidak terkecuali engkau.

Yah, ummi tahu banyak sekali teori ini itu, yang awalnya membuat ummi bertekad untuk seperti itu. Seiring berjalannya waktu, ummi sadar bahwa tiap anak adalah istimewa dan memiliki karakternya masing-masing. Setiap ibu pasti memiliki cara terbaik untuk anaknya. Tapi, terlepas dari itu semua, yang penting bagi ummi engkau tidak jauh dari didikan alQur’an dan sunah. Mengenai kata tidak, ummi tetap pakai untuk membedakan dengan jelas dan tegas mana yang memang baik untuk dilakukan dan tidak.

Hmmm, jadi ke mana-mana yah, intinya ummi bangga dan insyaAlloh selalu bangga akan pencapaian baikmu, apapun itu…

Do’a ummi atas kebaikanmu dan semoga rahmat Alloh selalu tercurah untukmu, insyaAlloh selalu menyertaimu.

peluk cium dari ummi dan abi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s