-25- Posyandu ketiga, Wakatobi

Alhamdulillah akhirnya DPT selesai juga. Saya rada khawatir mengenai DPT soalnya keberhasilan imunisasi ini pake panas dan Maryam biasanya susah tidur kalau panas. Tapi yah, semua ada waktunya. Imunisasi dasarnya tinggal campak nanti usia 9 bulan. Jadi bulan-bulan berikutnya Maryam hanya akan ditimbang, diukur panjang, dan mungkin dikasih snack-snack untuk MPASI. Seperti kali ini, karena Maryam sudah enam bulan dikasihlah snack tapi setelah dibaca baik-baik di rumah itu snack untuk usia 12-24 bulan. Ya sudahlah lagian saya belikan promina saja Maryam kurang suka jadinya tuh snack kembali menjadi alternatif cemilan kita.

Posyandu kali ini Maryam dapat giliran pertama, secara Maryam sudah nangkring di kantor desa mandati III kedua paling awal. Mengingat Posyandu kedua kemarin datang telat dan hampir saja tidak dilayani kalau bukan karen akebaikan hati bu bidan. Waktu itu rezekinya Maryam kami berpapasan dengan bu bidan di jalan masuk kantor desa. Dengan penuh pelayanan akhirnya Bu Bidan putar balik dan kembali membuka tas-tasnya untuk imunisasi, timbangan pun kembai dipasang, duh, tidak enak rasanya. Eh, ternyata selagi Maryam ditimbang berdatangan bayi-bayi yang lain *terhibur ada temannya yang datang telat*. Nah, kali ini Saya standby dari jam 8 lebih sedikit. Dan baru ada satu orang ibu dengan anaknya usia satu tahun satu bulan. Sambil menunggu Bu Bidan dan tenaga kesehatan puskesmas dibantu aparat desa Saya pun ngobrol sejenak dengan ibu itu. Si ibu rada surprise mengetahui Maryam baru saja enam bulan, maklum Maryam agak montok. Sementara anak lanangnya itu langsing.

Mulailah Maryam ditimbang, bukan si Ibu tadi yang mendapat urutan pertama tapi malah Saya dikarenakan si Ibu tadi duduk-duduk saja sementara Saya menghampiri Bu Bidan yang bertugas menimbang jadilah Saya yang didahulukan. Delapan kilo katanya, alhamdulillah naik 3 ons. Panjangnya 67 cm. Tidak seperti biasa hari itu waktu ditimbang diukur panjang Maryam menangis, Saya duga sih karena dia baru bangun. Iya, pas Saya dan abinya jemput ke rumah untuk posyandu Mayam masih terlelap, tidak tega membangunkan dan tidak beberapa lama Maryam bangun juga tapi masih males gitu. Kali ini karena sudah enam bulan kali pertama dikasih Vit A, terus lanjut suntik DPT yang mana seperti biasa nangis sebentar *wajarlah*.

Pulang ke rumah mengikuti arahan Bu Bidan, Maryam langsung saya mandikan pakai air dingin, sebelumnya Saya kompres sebentar pakai air hangat di paha kiri bekas suntikan DPT. mandi sebentar langsung pakai baju lagi terus nenen berharap bisa tidur. Dan alhamdulillah Maryam tertidur, dan Saya lanjut lagi ke kantor jalan kaki *yuk mari*.

Perkembangan Maryam 6 Bulan
BB= 8kg
PB= 67cm
Imunisasi dasar sudah hampir selesai tersisa campak untuk usia 9 bulan.

Perkembangan yang paling Saya rasakan adalah Maryam sudah bisa berlama-lama duduk, terus ngesotnya sudah ke depan kalau kemarin-kemarin masih mundur-mundur, bulang guling alhamdulillah sudah ahli dan bikin ketar ketir soalnya beberapa kali hampir jatuh ke lantai. Sudah mulai bermain dengan mainan susun tiganya, Saya kasih nama saja untuk mempermudah kalau Saya mendongeng: ada si jebros, epan, dan owel. Lucu mainannya pada bunyi semua, si owel kalau dipencet berbunyi toet-toet, si jebros kalau digoyang bunyi klining-klning, dan si epan kalau telinya dimainakan berbunyi kresek-krsek terus si epan ini bisa digoyang juga bunyinya kayak loncengan kecil. jadinya Maryam sudah mulai bisa dialihkan pakai mainan. Padahal pas pertama dikasih liat, cuek bebek sama sekali tidak tertarik. Kalau mau bobo suka ngoceh-ngoceh mirip bungi kucing *hihi* terus kalau sama ateunya bisa tertawa terpingkal-pingkal *gak tau kok Saya susah ya bikin dia ketawa terpingkal-pingkal*. Dan yang paling hot Maryam sudah bisa merentangkan tangan menyambut hangat jika ada yang mau menggendongnya *subhanalloh Nak, love you pakai so much*

Soal makannya alhamdulillah lahap, terutama pepaya dan mangga, yang lain seperti apel masih suka merem-merem walaupun dia suka dan habiskan juga. Kecuali makanan instan Maryam kurang suka, mungkin karena terlalu manis atau rasa manisnya lain *gagal faham*.

Terus lagi pakaiannya sudah banyak yang mau disimpen *belum sempat, sok-sok sibuk*. Sempat mau preloved yang jumper carter’s cuman pikir-pikir lagi, sayang mending disimpan saja atau dikasih saudara yang membutuhkan. Mengenai tidurnya sudah sebulan ini mepet kita, box bayinya dianggurin. gara-garanya pas dia agak panas Saya tidurkan Maryam barengan untuk memudahkan memberi ASI eh, jadinya keterusan. Tidak apa, mudah-mudahan nanti kepakai lagi itu baby boxnya. Belum niat dilipat lagi baby boxnya karena sewaktu-waktu Saya masih membaringkan Maryam di sana sekedar main-main dan dia suka.

Apalagi ya, hmm…seputar air, dia suka sekali mandi di jolang *bak mandi* sampai-sampai kalau Saya angkat Maryam sering memasang wajah protes plus tatapannya tajam memandang jolang seakan bilang “ummi, Maryam masih ingin mandi” *lagi-lagi sok tahu*

Itu dulu rekaman perkembangan Maryam di usianya yang ke enam. Mudah-mudahan sehat selalu, tambah soleha, pinter, dan menjadi pribadi yang menyenangkan, aamiin…

_maryam_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s