-14- Ikut Memakai Clodi

Tentang cloth diaper (clodi) atau popok kain ini, Saya memang sudah merencanakannya jauh hari sebelum mengandung Maryam. Waktu itu, saya sudah jualan clodi dan alhamdulillah saya bagi-bagi clodinya alias tidak laku. Eh tapi, walau begitu Saya masih berencana jualan lagi. *tetep promosi*

Bukan karena pospak (popok sekali pakai) yang dikabarkan dan digembor-gemborkan mengandung zat kimia berbahaya, seperti dioxine yang dikaitkan dengan kanker serviks dan kanker testis, TBT atau tributyl tin yang sangat mencemari lingkungan dan beracun atau zat lainnya yang tidak akan saya tuliskan satu-satu ( kalau mau baca-baca tentang bahayanya pospak bisa baca disini). Bukan, bukan karena itu. Saya masih respect dengan pospak. Bagaimanapun pospak, pada awalnya ia merupakan penemuan yang sangat revolusioner. Dari popok sekali pipis basah menjadi popok yang bisa berkali-kali pipis dan tidak bocor kemana-mana, tentu saja menjadi hal yang amat sangat dicari. Apalagi dengan bertambahnya perempuan bekerja: kepraktisan menjadi barang yang sangat dicari.

Terus, Saya tertarik dan berniat dengan sungguh-sungguh menggunakan clodi karena semata-mata masalah lingkungan. Iya, paling tidak dengan menggunakan clodi berkurang lagi satu orang penyumbang sampah ratusan tahun. Ratusan tahun, pospak baru bisa terurai. Dia akan menjadi sampah kita selama ratusan tahun itu. Dan bagi saya hal tersebut mengerikan. Selain tentunya clodi lebih sehat dibandingkan pospak, paling tidak menurut pengetahuan saya sejauh ini. Clodi lebih breathable dibandingkan pospak karena menggunakan kain, sehingga rush diaper atau ruam popok bisa lebih diminimalisir.

Terusnya lagi, Saya suka memakaikan Maryam clodi karena hemat *biasa ibu-ibu*. Sampai usia Maryam 3 bulan baru memiliki dan menggunkan 9 buah clodi plus insert yang berjumlah 13. Saya sengaja membeli insert tambahan untuk clodi berjenis cover *nanti kita bahas ya*. Kalau dirupiahkan ya, kurang lebih 800 ribuan lah *pas beli dapet diskon*. Andaikan Saya menggunakan pospak, kurun waktu dua bulan mungkin belum terasa perbedaannya, tapi mari kita coba hitung sampai tiga tahun lamanya *usia rata-rata bayi pakai popok*.
– Kebutuhan pospak satu anak biasanya 3 pcs/hari = 90 pcs/ bulan
– Rata-rata 1 pcs = Rp2.000,-
– So, satu bulan → 90 x 2000 = 180.000
Dua bulan berarti 360.000, sementara clodi dalam dua bulan ini 800 ribuan tampak mahal ya. Eits tunggu dulu, clodi ini tampak mahal di awal tapi dia bisa dipakai lama *mudah-mudahan punya Maryam sampai selesai pakai popok dan berganti trainning pants, aamiin*. Nah, pospak ini nilai rupiahnya akan terus naik sampai bayi belajar pee dan pup sendiri. Perkiraan sampai usia 3 tahun dia benar-benar lepas dari pospak, berarti satu bayi akan menggunakan kurang lebih 3.240 pcs pospak (90x12x3) dan menghabiskan dana sekitar Rp6.480.000,-. Sementara Saya berharap sangat sampai usia Maryam tiga tahun budget clodinya maksimal 2 jutaan sajah…

Angka yang fantastis bukan? Bukan rupiahnya si menurut Saya, tapi jumlah pospak yang digunakan: 3.240 pcs…!!! Wow emeijing…Bayangkan buibu 3.240 pcs dikali jumlah bayi yang menggunakan pospak … *ihirrr*.

# Sekilas Clodi yang dimiliki Maryam

Kita lanjutkan ceka-ceki koleksi clodi Maryam ya…

20131108_013131
sisanya menunggu untuk dicuci…

Maryam memakai clodi dari usia 40 hari. Sengaja, karena di hari-hari 40 hari bayi akan pee pup hampir tiap jam, kalau pakai clodi di usia sebelum 40 hari bisa rempong sendiri nyucinya, belum lagi keringnya. Jadi Saya bersabar saja menunggu 40 hari ini. Ketika hari-hari 40 hari Maryam Saya pakaikan popok kain tradisional yang memakai tali-tali. Yeah, tiap hari mencuci seabrek-abrek plus bangun malam lebih sering karena lapar dan pipis, enjoy saja hari-hari itu akan dan sudah berlalu bagi Saya.

Sampai usia tiga bulan lebih, alhamdulillah 9 pcs masih cukup. Kejar tayang si nyucinya tapi saya hepi. Walaupun malam-malam rata-rata mencuci popok 4-5 pcs dengan pup diantaranya, saya tetap masih cengar-cengir. Oya 9 pcs clodi Maryam itu :
1. Cluebebe coveria petit motif animal insert microfibre dengan microfleece di atasnya
2. Cluebebe coveria petit motif batik untuk newborn insert microfibre dengan microfleece di atasnya
3. Pempem classic perekat insert microfibre
4. Pempem classic perekat insert bamboo
5. Soby Minky Sun Flower insert microfibre
6. Pokado warna hijau insert microfibre ada semacam plastik di dalamnya
7. Babyland warna merah insert
8. Cluebebe pants insert microfibre
9. Lil GG insert microfibre dengan inner
10. dan 4 insert microfibre dengan microfleece di atasnya milik cluebebe

# Sekilas Perclodian

Clodi pada umumnya bermodel cover dan pocket. Terdiri dari outer, inner, dan insert. Outer ini terbuat dari bahan yang waterproof dan breathable, sehingga sehat bagi kulit bayi dan tidak bocor. Inner sendiri terbuat dari microfleece, bahannya halus dan sifatnya mengalirkan air dengan cepat, sehingga bagian inner ini tidak basah. Dan insert merupakan bahan penyerap cairan, nah, pipis ini diserapnya pake insert, biasanya terbuat dari microfibre dan bamboo.

Sebenarnya pada awalnya, Saya kira model cover itu bisa dipakai berkali-kali dalam satu hari dengan cara mengganti insertnya jika sudah penuh. Ternyata memang bisa kalau terpaksa, hehe…karena sesungguhnya walaupun tidak bocor tapi lapisan dalam cover sungguh bau pesing, jadi saya tidak merekomdasikan menggunakan ulang model cover dalam satu hari. Lebih baik sekali penuh langsung ganti semuanya.

Outer yang bermodel cover insert biasanya sudah terdiri dari inner. Inner biasanya lebih halus dibandingkan insert. Ini adalah contoh clodi model cover dengan inner yang melekat di insertnya *jangan sampe kebalik ya, inner diletakkan menyentuh permukaan kulit* biar tidak ketuker, insert biasanya tebal seperti handuk …

20131102_203607

kalau model pocket, ya seperti namanya, insert dimasukkan ke dalam kantungnya, innernya sendiri sudah melekat di pocketnya contohnya seperti ini…*insert dimasukkan diantara outer dan inner*

20131123_094739

Secara keseluruhan saya lebih menyukai clodi model pocket, karena rapih ketika dipakai mirip persis pospak. Sementara model cover kadangg insertnya suka geser-geser. Oya, seperti yang saya sebutkan di atas untuk tipe cover harus hati-hati ketika meletakkan insert, jangan sapai kebalik antara inner dan insert. Biasanya insert terbuat dari microfibre, bahan yang cepat sekali menyerap cairan sehingga dikhawatirkan jika langsung menyentuh kulit bayi, kulitnya akan kering. Microfibre ini mudah sekali dibedakan karena penampakannya mirip-mirip handuk yang kita pakai. Tapi don’t worry, insert cluebebe kemungkinan kebalik kecil, karena dia sudah memiliki snap atau kancing sehingga kalau kita kancingkan otomatis lapisan microfleece yang merupakan inner langsung di atas. Asal jangan sampe kita meletakan insert clodi model pocket di atas model cover, karena biasanya model pocket insertnya berupa full microfibre atau bamboo.

Kalau dari sistem pengikatan, saya lebih suka model perekat. Model perekat lebih cepat pemakaiannya dan lebih simple jadinya, tinggal tarik dan rekatkan, selesai. Berbeda dengan kancing, satu-satu dikancingkan sampai menemukan titik yang pas dengan pinggang *agak repot, kalau saya*. Dan pempem classic perekatlah juaranya, menurut saya. Kalau dicuci paling cepat kering, dipakainya pun paling simple, hasilnya enak dilihat tidak bulky.

Diantara insert yang Maryam punya hanya ada satu insert bamboo punya pempem. Mengenai bamboo, bahannya dari bambu, adem sekali kalau dipakai, paling tipis jadi benar-benar slim tuh clodi, Saya sukaaa, tapi sayang dia lamaaa sekali keringnya…

Oya, pada awal-awal pakai clodi saya juga kebingungan dengan tipe pocket dan cover ini. Dulu Saya pikir tipe pocket juga sama seperti cover, insertnya tinggal ditaruh saja, berhubung pas beli insertnya tidak di dalam pocketnya. Beruntung nya Saya hidup di zaman google, apa-apa serba di googling…

# Perawatan

Apalagi ya? hmmm…iya mengenai mencuci dan perawatannya. Waktu Maryam masih tinggal di rumah apa dan emih (kakek dan nenek Maryam di Jawa) mencucui clodi lebih enteng karena setelah dibersihkan pup dan pee nya biasa Saya rendam dengan detergen khusus: ultraco. Ultraco ini, enak sekali dipakai, baunya sederhana *duh, gimana ya bau sederhana itu* pokoknya tidak tajam dan busanya sangat sedikit sehingga mengurangi residu detergen dalam popok, jadinya Saya jarang stripping.

Setelah di Wakatobi ini saya bingung dengan detergen. dan bismillah saja Saya menggunakan Daia dan So Klin. Paling suka dengan aroma jeruk nipis dan lemon, yang penting mengaburkan bau pesing jadinya fresh bau jeruk. Penggunaan detergen pun saya kurangi, mungkin hanya satu sendok untuk satu ember sedang. Untuk menghilangkan bekas pup saya menggunakan sabun mandi sama halnya ketika saya membersihkan noda darah di pembalut kain.

Urusan jemur-menjemur selama bukan musim hujan, Wakatobi juaranya. Disini dasar pesisir ya, puanasss, clodi pun hanya membutuhkan setengah hari sampai benar-benar kering, alhamdulillah. Sementara kalau hujan yah, sehari semalam baru kering benar tuh clodi…sejauh ini Saya masih teguh memakai clodi sampai Maryam siap memakai celana dalam. Semangat berclodi…

# Kalau lagi Jalan

Saya si pake wetbag, jadinya kalau sudah penuh Saya ganti dan popoknya saya taruh di wetbag. Bersyukur sekali tidak bau dan pipisnya tidak kemana-mana, aman pokoknya dalam wetbag. Oya, biasanya Saya langsung taruh saja tanpa dibilas dulu *repot* sampai tempat tujuan baru deh dicuci bersih.

Clodi untuk jalan pun Saya pakai yang mana-mana saja berhubung kan, cuma punya 9 hehe…

Sekian saja cerita clodinya ya, nanti kita cerita lagi tentang MPASI …semoga bermanfaat.

Advertisements

One thought on “-14- Ikut Memakai Clodi

  1. Pingback: -19- Terimakasih Cover, Specially Cluebebe Coveria Petit | ummiko

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s