-12- Maryam Menjelang Dua Bulan

Maryam putriku sekarang sudah 1 bulan 21 hari…

Alhamdulillah sehat, semoga sehat selalu ya nak…aamiin

Tepat seminggu yang lalu Maryam ikut posyandu. Kebetulan letak posyandunya tepat di depan rumah. Beratnya sudah 5 kilo 4 ons dan panjangnya 57cm. Diantara teman seangkatannya Maryam paling bongsor, padahal lahirnya belakangan. Temannya Humairo dari Cioyong 2 bulan lebih baru 5 kilo, temannya yang lain pun sama rata-rata dua bulan 5 kilo.

Posyandu hari itu tidak biasanya, sangat rame. Iya karena banyak bayi yang mau di imunisasi termasuk Maryam. Kali ini kedua kalinya Maryam diimunisasi, sebelumnya pas lahir HB0 dan sekarang BCG dan polio. Wah, Maryam dapat antrian pertama di imunisasi, berhubung Maryam sudah sedari pagi nongkrong di posyandu hehe,,,Pas mau disuntik BCG Maryam bobo pules banget. Ummi takut nanti Maryam kaget, menangis terus meronta-ronta. Pelan-pelan ummi buka lengan baju Maryam, tidak bangun…Pak Mantri pun lantas menyuntikkan BCG dan Maryam hanya menjerit pelan dan sebentar terus bobo lagi. Padahal orang-orang yang menonton sudah pada takut Maryam akan menangis sejadi-jadinya. Kalau polio sih ditetesin jadi tidak masalah, Maryam dengan pasrah membuka mulutnya yang mungil…alhamdulillah imunisasi keduanya selesai dengan lancar.

Tapi, kok maryam hari itu tidak pup ya? Baru besoknya pup. Sehari setelah pup, Maryam tidak pup lagi. Duh, ummi jadi galau ni…hari ketiga juga belum. Rutinitas membukan clodi tiap 4 jam sekali jadi cerita misteri, suka deg-degan dan berharap cemas ada si kuning nempel di clodi. Walaupun biasanya Maryam kalau pup mengeluarkan bunyi yang nyaring “brooootttt…,” tapi ummi berharap dalam sepi si kuning ada nempel.

Sudah hari kelima tambah gelisah yang ditunggu-tunggu gak keluar-keluar. Yang tambah mengkhawatirkan kalau ngulet kayak lagi ngeden, susaaah banget sampe mukanya merah terus nangis sebentar. Tapi yang bikin agak lega Maryam masih semangat nenen dan berat badannya tidak turun malah sepertinya naik, bobo nya pun pules. Karena Maryam full ASI, ummi berusaha tenang…ini wajar kok…

Menurut referensi yang ummi baca bagi bayi yang full ASI setelah menginjak usia satu bulan maka akan mengalami perubahan pola pup. Tadinya sampai 6 kali dalam sehari nah, kalau sudah satu bulan bisa saja seminggu tidak pup. Duh, karena saking banyaknya referensi yang dibaca jadinya lupa nyimpen sumber bacaannya…jadi walaupun hati masih ketar-ketir tapi berusaha tenang bahwasanya semua baik-baik saja toh Maryam juga tidak menunjukkan gejala diluar kewajaran.

Sempet juga baca ada ibu yang membawa bayinya ke bidan ketika seminggu tidak pup. Dan Bu Bidan merangsang pup bayi dengan mikrolak dan memang keluar menurut cerita si ibu itu. Ada juga si selintasan membawa Maryam ke Dsa atau bidan, tapi selalu meyakinkan bahwa ini baik-baik saja dan akan pup pada waktunya. Karena ada pengalaman bayi baru pup di hari kedua belas dan itu normal. Jadi ummi yakin pada waktunya Maryam juga akan pup.

Sambil menunggu Maryam pup dengan sendirinya ummi tidak tinggal diam. Ummi mulai berhenti minum kopi yang dapat menimbulkan gas, terus ummi juga memperbanyak makan buah pepaya yang ampuh melancarkan buang air besar. Tidak hanya itu ummi pun belajar pijat I Love You (ILU) melalui you tube. Dan di hari ke lima ummi mempraktekan pijat ILU untuk merangsang pup Maryam. Jadi teknik mijatnya kalau gerakannya cepat, kita menggerakan jemari tangan di perut bayi memutar setengah lingkarang searah jarum jam. ILU karena kalau pelan dan terputus mirip tulisan I Love You. I dari perut kiri bawah ke atas menuju bawah rusuk. L dari bawah rusuk itu bawa mendatar sampai ke bawah rusuk kanan, membentuk huruf L terbalik dan U menuju perut kanan bagian bawah membentuk U terbalik. Dan jangan lupa memakai minyak agar gesekannya lembut, bisa pakai baby oil atau telon.

Tapi, si kuning belum juga keluar ditambah lagi kentutnya Maryam bauuu sekali…subhanalloh deh…di hari kelima itu Maryam kentut terus, selain bau bunyinya nyaring eperti orang dewasa, hmm…

Subuh di hari ke 6, ummi memijatmu dengan teknik ILU, subahanalloh,,,perlahan si kuning yang kali ini penampakannya mirip selai kacang perlahan keluar…ploooong rasanya, penantian itu akhirnya tuntas. Banyaknya nak,,,di clodi terus di alas ompol karena saking banyaknya. Oya karena di pagi hari dingin jadinya ummi memijatmu dengan telon.

Itu cerita Maryam di usianya yang hampir dua bulan. Yakinlah ASI adalah makanan terbaik, insyaAlloh ASI jarang sekali menimbulkan konstipasi atau bahkan kolik pada bayi. Semangat ASI…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s