#5 Kulinari Kendari Episode I

Ini cerita pertama saya. Mudah-mudahan sudah pada tahu yah Kabupaten Wakatobi, soalnya di tulisan saya mungkin akan sering menyebut-nyebut namanya. Bagi yang belum tahu, nantilah insyaAlloh akan saya posting tentang Kabupaten ini.

Ceritanya gini, suami ada kerjaan di Kota Kendari. Berhubung kesehatan saya belum stabil, suami tidak tega meninggalkan saya seorang diri di Pulau Wangi-Wangi. Bukan sakit sembarang sakit, ini adalah sakit bahagia sekaligus sakit yang bukanlah penyakit. Alhamdulillah saya sedang mengandung anak pertama kami. Trimester pertama adalah hal terberat bagi saya. Yang namanya mual muntah mungkin jangan ditanya kali ya…mending masih bisa makan setelah muntah ini tidak dan parahnya selalu terbayang makanan di kampung halaman, ya sorabi lah, awug aci, gonjing, cakueh,,,hwaaa tekanan batin deh dibuatnya. Disini untuk mendapatkan nasi padang yang terkenal dan umum saja susah. Alhasil kesempatan diboyong suami ke Kota Kendari menjadi salah satu agenda kuliner saya. Paling tidak di Kendari saya bisa makan bakso enak atau kalau beruntung bisa makan bubur ayam bandung. Lebih dari itu semua saya bisa merasakan nyamannya tidur di udara dingin, ceritanya kan tidur di hotel yang pake ac. Maklumlah saya orang pegunungan, tinggal di pesisir pantai yang panas itu jadinya sesuatu banget.

Hari pertama di Kota Kendari saya dan suami menyempatkan mengisi perut kosong di warung makan nonya. Letaknya dekat dengan bundaran mandonga di Jalan Sam Ratulangi, jika kita menuju ke kota lama maka rumah makan ini ada di sebelah kiri jalan. Menunya standar ada berbagai varian capcay, mulai dari capcay rebus seafood, spesial, sampai goreng. Ada juga berbagai jenis nasi goreng, mie-mie an, masakan laut sampai siomay pun ada. Berhubung saya sudah lama tidak makan siomay akhirnya saya pesan siomay dan untuk mengenyangkan tambah nasi plus capcay kuah seafood.

Dibalik capcay ini sebenarnya ada cerita ngiritnya. Dulu setiap kali ke Kendari untuk menyiasatii kantong dan tetap menjaga kenikmatan lidah, kami selalu memesan capcay kuah satu mangkuk plus nasi 2 piring. Jangan khawatir deh selain porsinya yang kalo menurut saya bisa untuk 4 orang itu, rasanya pun enak lumayan hehe….mengenai ini bisa dicoba kalo ke Kendari.

Jangan bertele-tele deh kita langsung saja ke TKP,,,

2013-02-25 14.08.15
Capcay seafood ala Nonya

Ini dia si capcay seafood kita, gimana porsinya???wah banget kan….rasanya pun lumayan tidak beda jauh dengan standar rasa capcay. Berasa sekali merica, kemiri, dan air dari rebusan seafood…ditambah dengan sayurannya hmmm bikin suegerrr…jangan lupa perasan jeruk nipisnya, jadinya segar-segar asam….menurut saya makan si capcay kuah seafood ini cukup mengatasi masalah pengeluaran ketika perjalanan.

2013-02-25 14.07.37
Siomay porsi mantab

Lain lagi dengan siomay yang saya pesan. Porsinya masih sama khas daerah sulawesi: super jumbo! Lihat saja penampakannya. Rasanya bolehlah, tapi bagi saya sebagai penikmat siomay rasanya tidak sehebat porsinya. Pertama bumbu kacangnya, yang menurut saya terlalu halus mungkin karena efek diblend terlalu lama kali ya(?)…menurut saya bumbu kacang yang maknyus itu tidak terlalu halus harus ada rasa butiran kacangnya. Selain itu rasa asam, manis, dan gurih dari bumbu kacang blass hilang…siomay nya pun lagi-lagi tidak sesuai harapan. Tumbukan daging ikannya yang menurut lidah saya, rasanya bukan ikan tenggiri, selain itu tumbukan ikannya dimasukkan ke dalam pangsit yang terlalu besar sehingga banyak sekali sisa pangsitnya berjuntaian. Hmmm tapi bolehlah dimakan, kali itu saya tidak habiskan, saya bungkus hehe edisi dibuang sayang,,,,

Advertisements

2 thoughts on “#5 Kulinari Kendari Episode I

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s