#2 Kolesterol dan Zaitun

Suami sering sekali mengeluhkan rasa sakit di sekitar dada sebelah kiri. Saya sangat khawatir dengan organ dalamnya. Akhirnya diputuskanlah untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter bilang kemungkinan dari maag. Suami memang punya riwayat maag yang buruk. Kata Pak Dokter kemungkinan lambungnya sudah naik jadi menekan rongga pernapasa. Saya kurang paham, sebagai orang awam kedokteran saya hanya mengiyakan.

Saya pun mulai menjaga pola makan dan jenis makanan yang akan dikonsumsi suami. Seminggu dua minggu tapi rasa sakit di dada sebelah kiri masih sering muncul. Tambah-tambah khawatir, saya kembali merujuk suami ke dokter yang berbeda. Di dokter yang satu ini suami dianjurkan periksa darah. Setelah diperiksa hasilnya ternyata selama ini kolesterolnya yang tinggi, pertama kali diperiksa 265 mg/dl.

Saya tidak pernah menduga kolesterol, suami saya termasuk kurus. Tapi, ternyata kurus tidak menjamin kolesterol seseorang normal. Seseorang dikatakan normal jika kadar kolesterol dalam tubuh kurang dari 200mg/dl.

Kurang dari 200 : Normal
200-239 : Batas normal-tinggi
Lebih dari 240 : Tinggi

Kolesterol dimiliki oleh semua manusia. Kolesterol sendiri adalah senyawa berlilin yang sebagian besar diproduksi tubuh di dalam liver dari makanan berlemak yang kita makan. Nah, kolesterol ini sangat dibutuhkan tubuh untuk pembuatan selaput sel, membungkus serabut saraf, membuat berbagai hormon dan asam tubuh.

Kolesterol tidak larut dalam air sehingga tidak diedarkan oleh darah. Untuk mengedarkannya memerlukan bantuan molekul pengangkut yang disebut  lipoprotein.  Ada dua jenis lipoprotein yaitu

1. HDL (high density lipoprotein)

2. LDL (low density lipoprotein)

LDL berfungsi mengangkut kolesterol dari liver ke sel-sel , sementara HDL sebaliknya. Nah, jika kadar LDL kita tinggi kolesterol yang diangkut malah akan menumpuk di dinding-dinding arteri sehingga risiko terkena serangan jantung dan stroke tinggi. Sebaliknya HDL mengangkut kembali kolesterol dari sel-sel ke liver. Semakin tinggi kadar HDL semakin baik bagi tubuh kita.

Kadar kolesterol suami berarti termasuk tinggi dan harus segera merubah pola hidup. Pagi-pagi sudah mulai rutinitas olah raga. Cara memasak pun berubah, goreng menggoreng dihentikan apalagi menggunakan minyak bekas. Menurut Edwin Lau, pembawa acara Good Living bahwa menggoreng itu sebenarnya bukan momok bagi kesehatan kita. Jika menggoreng dilakukan dengan benar maka hal itu malah akan meningkatkan kualitas hidup. Menggoreng yang benar itu dengan minyak goreng baru dan jangan dipakai ulang. Gorenglah dalam keadaan panas dan cepat. Lebih baik lagi menggoreng dengan bantuan tepung sebagai pelindung makanan yang digoreng.

Sebulan kami lakukan rutinitas sehat itu, keluhan sakit suami mulai berkurang.  Tes kedua dilakukan di Lab nya Prodia. Hasilnya mengecewakan 275mg/dl. Kebiasaan yang mulai dijalani sebenarnya sudah bagus, namun satu hari sebelum pemeriksaan, suami makan ayam goreng(dikira kan gapapa ya, toh sekali dua kali ini makan enak, pikir kami) di tempat yang terkenal itu, dua kali. Tapi ternyata setelah dicek kolesterol nya malah naik. Saya duga penyebab kolesterolnya tidak turun karena itu.

Akhirnya dokter menyarankan obat penurun kolesterol. Setelah meminum obat memang agak mending. Tapi sesekali masih sering muncul rasa sakitnya.

Sebagai orang yang tidak sukan dengan obat saya kurang cepat berpikir ke arah pengobatan alami. Akhirnya saya mulai mencarinya dalam Islam. Kurma dan madu. Saya coba itu dulu, karena katanya dalam madu itu terdapat obat untuk segala jenis penyakit. Agak mending tapi belum total. Cari-mencari akhirnya ketemu zaitun. Pertama kali meminumnya suami bilang terasa sekali khasiatnya (entah bagaimana rasanya).

Akhirnya rutinlah minum zaitun sesendok sehari. Alhamdulillah setelah seminggu dicek kolesterolnya turun menjadi 116mg/dl.

Subhanalloh, zaitun memang sudah ditulisakan dalam alQur’an dan sering dipuji oleh Alloh SWT. “…yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi. Yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula di sebelah barat. Minyaknya saja hampir-hampir menerangi walaupun tidak disentuh api” An-Nur(24:35)

Zaitun pula atasnya Alloh bersumpah. Kepada manusia yang beriman dan berilmu nikmat mana lagi yang kita dustakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s